setegar karang, secerah pelangi…

wisata kuliner…

Posted by: akupetta on: July 15, 2008

jum’at @ rumah kaca
3:52 PM 7/4/2008

nothing special, cuma mau nulis aja.
barusan abis wisata kuliner bareng sang angin,
hhh, moment pendaftaran usm stan kayak gini membuat bahagia!
soalnya… banyak penjual makanan!!!
lengkap! walaupun rasa (dan kebersihan mungkin) tidak terjamin.
teuteup seneng n_n

so, sang angin beli siomay,
petta beli es podeng ama rujak ulek,
setelah itu kita makan ba’so di traktir edwin larona,
soalnya waktu itu pas ta jadi panitia NAC, edwin kan salah satu peserta,
trus pas pengumuman saringan tim 20 besar dy bilang gini:
“kalo tim stan 5 masuk 20 besar, aku traktir makan ba’so”
e masuk beneran, jadi deh.
^o^ senangnyaaa, baru sekarang tertunai hutangnya.

trus, es podengnya petta dimakan bareng-bareng,
rujak uleknya diabisin ilam.

ya udah, palingan gitu aja,
saat-saat pendaftaran stan bikin bangga dan berharga,
melihat orang-orang yang mengantri lama, ditemani orang tuanya,
dan aku sudah disini…

kalo kata tomi,
sekolah tinggi akuntansi negara…
mengumpulkan anak-anak terbaik dari penjuru indonesia,
sebentar sebentar, ada lanjutannya
untuk dijadikan budak…

cadepe…
aku rela kog, selama bersama-sama :)

ohiya, trus ada kejadian lucu lagi pas petta dan sang angin muter-muter,
terpukau dengan banyaknya gerobak penjual makanan.
trus ada yang nyamperin dari pos bimbel entah siapa, cowok, kayaknya masih adik tingkat, perawakannya gak langsing.
begini percakapannya;
mahasiswa nawarin brosur bimbel: (berbicara dengan sopan) maaf, mahasiswa atau baru mau daftar?
petta: (menaikkan alis) gak kenal siapa saya?!!!
mnbb: (tangannya masih terjulur nawarin brosur) nggak (mukanya lucu)
trus jalan agak jauhan
sang angin: emang kamu kenal dia, petta?
petta: enggak (tanpa rasa bersalah)
sang angin: petta gila… petta gila… (jarang-jarang sang angin ngatain petta kayak gettoh)

yap, seperti yang orang-orang biasa bilang >cuma petta yang bisa begini<

_ngantuk_

lain-lainnya
TA menjadi topik yang sensitif untuk ditanyakan, bosen jawabnya, intinya KTTA ta belum selese. TITIK!
katanya libur mau ditambah dua minggu lagi. hiks jangan dong bo’… T-T
eummm, apa lagi yah
lagi merencanakan pindah kos an yang deket studio IC,
(oh ya ampun! baru inget pas makan bakso tadi belum bayar estee-nya, padahal ini hari terakhir pendaftaran stan, besok pasti gak jualan lagi!!!)

——————————————-

…setelah diriku inget belom bayar estee, trus jadi males lanjutin tulisan ini…
baru sekarang, selasa, 1:07 PM 7/15/2008, berhari-hari setelahnya, diterusin…

teringat kisah seorang pemuda yang menemukan sebuah apel di pinggir sungai, karena merasa tidak ada pemiliknya, maka pemuda tersebut memakan apel itu.
baru segigit, lalu terlintaslah bahwa apel itu bukan miliknya juga… lalu hatinya menjadi gelisah, ‘bagaimana apabila pemilik apel tidak ikhlas apabila apelnya telah ku makan? bagaimana aku harus mempertanggungjawabkannya di hari akhir nanti?’ pikirnya.
akhirnya sang pemuda berniat untuk mencari pemilik apel.
berjalan ia menyusuri sungai dekat tempat apel tadi ditemukannya.
hingga setelah beberapa jarak ia menemukan hamparan kebun apel.
kemudian ia bergegas menemui pemilik kebun apel tersebut, seorang bapak tua, ia menyampaikan bahwa ia telah memakan apel dari kebunnya dan ia meminta ijin dari bapak tua tersebut.
‘baiklah, tapi sebelumnya, engkau harus bekerja di kebunku dulu’
guna membalas perbuatannya, maka sang pemuda bekerja di kebun apel selama beberapa waktu. hingga suatu hari, bapak tua tersebut mendatangi sang pemuda kemudian berkata ‘akan aku ikhlaskan apel yang telah kau makan, asal kau menikah dengan putriku. tetapi putriku buta, bisu, tuli, dan lumpuh’
bak jatuh tertimpa tangga, sang pemuda merasa sangat banyak yang harus ia bayar hanya karena memakan sebutir apel, ia harus bekerja untuk waktu yang cukup lama, selain itu harus menikahi putri si bapak tua yang cacat itu.
namun ia lebih takut murka Robbnya, sehingga ia memutuskan untuk menerima tawaran dari bapak tua tersebut.
kemudian dinikahkanlah mereka.
dan ia kaget saat pertama kali melihat istrinya. istrinya tidak buta dan tidak bisu, tidak tuli, tidak pula lumpuh.
lalu bertanya ia pada sang bapak mertua, ‘katamu dulu putrimu buta, bisu, tuli, dan lumpuh?’
sang bapak menjawab ‘ya, ia buta, buta dari apa-apa yang Tuhannya haramkan untuk melihatnya, ia bisu dari apa-apa yang Tuhannya haramkan untuk dikatakan, ia tuli dari apa-apa yang Tuhannya haramkan untuk mendengarnya, ia lumpuh atas jalan yang Tuhannya haramkan untuk menempuhnya’
ya, begitulah kondisi anak gadis sang bapak pemilik kebun apel.
dan akhirnya, dalam pernikahan pemuda dan gadis itu, lahirlah putra-putri soleh dan solehah, pemberat bumi dengan kalimat tiada tuhan selain Alloh, yang salah satunya adalah ulama kenamaan, imam syafi’i.

dan aku…
bagaimana estee ku…

1 Response to "wisata kuliner…"

mengumpulkan anak-anak terbaik dari penjuru indonesia,

pede banget ngomong gitu.

untuk dijadikan budak…

ga juga. paling banter dijadiin pekerja rodi. hwehehe…

(^_^)v

hoho. cerita itu. banyak versinya. ada yang bilang apel, mangga, jeruk, jambu, dsb. hahaha. malah ada pula yang bilang buah itu buah kedondong. hohoho.

(^_^)v

kapan nih wisata kuliner ditraktir ma petta?

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.