setegar karang, secerah pelangi…

merah muda dan biru

Posted by: akupetta on: June 25, 2008

saat berkata si merah muda,
dan sang biru menjawab…

-

“pergi dari hidupku!”
“apa salahku? apa aku salah bila mencintaimu?”

-

“kamu menyebalkan”
“kamu menyenangkan =>”

-

“kamu adalah satu-satunya masalahku sejak dulu”
“kamu adalah semangat dalam hari-hariku”

-

“kenapa? kenapa harus aku?”
“cinta ya cinta, tidak perlu ada alasan kenapa itu cinta, kenapa itu kamu”

-

“lupakan aku, tolong”
“tidak. dari dulu, sekarang, sampai nanti, kamu selalu ada di hatiku…”

-

pun bila engkau nantinya bukan milikku,
doaku akan terus mengalir untukmu,
aku akan ikut bahagia jika dirimu bahagia…

-

cinta sejati kah?
bukan???

Tags:

7 Responses to "merah muda dan biru"

yah, ni anak niru-niru formatku. hwehe…

(^_^)v

“apa salahku? apa aku salah bila mencintaimu?”

bisa langsung kujawab, dek: SALAH BANGET! ngapain kau cinta gadis ini? noh, cari aja sono gadis lain…

(^_^)v

akupetta: untuk menjawab yan lainnya: bedanya dg potinganmu: postinganmu banyak fiksinya!!!

wah, saya mah ndak ngerti tentang cinta-cintaan antara merah muda dan biru…
waduh, bisa ajarin saya dikit ndak?

Dari blognya mas wipy:

“Barang siapa jauh cinta, lalu menyembunyikan cinta, menahan diri, bersabar, lalu mati, maka ia mati syahid – Al Hadits”.

Suwaid bin Sa’id Al Hadatsany diberitahu Ali Mushir dari Abu Yahya Al Qabtat, dari Mujahid, dari Ibnu Abbas ra, dari Nabi SAW.

wah, boleh tuh kalo gitu. aku kan dah jatuh cinta, lagi nyembunyiin cinta, menahan diri, bersabar, kalo aku mati, syahid dong. hoho. gara2 kau nih, ‘aisyah. //’aisyah mulu, padahal ga jelas tuh ‘aisyah tu siapa//

(^_^)v

‘aisyah nya mas feris sama fiksinya ama kuro-kurochan nya iqbal.
iqbal: wah kuro-kuro chan, senang sekali, kita disebut-sebut di blognya petta!
kuro-kuro chan: kyaaaa! (dengan suara imut)

“pun bila engkau nantinya bukan milikku,
doaku akan terus mengalir untukmu,
aku akan ikut bahagia jika dirimu bahagia…”

sangat Indonesia…. :-)

kamsudnya, bung? aye kagak ngerti

@atas:
Seperti di Edensor; beda cinta orang bule sama orang Indonesia. Orang bule: “Cinta itu seperti remote tivi”. Klo orang Indonesia: “Cinta itu tidak harus memiliki”…
Sangat Indonesia sekali…

padahal udah baca endesor
tapi kagak inget…

sori ya. tolong jangan dikau samakan antara kurokurochan jelek itu ma ‘aisyahku. ‘aisyahku itu nyata. nyata! sama nyatanya ama dirimu. hoho!

(^_^)v

cuma aku lom ketemu aja ma dia //barangkali//

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.